Linux
memang sangat handal untuk urusan multiuser system. Pada setiap
file/direktori ada 3 tingkatan hak akses yang dapat diterapkan
berdasarkan kepemilikan; Readable, Writable, dan Executable.
Untuk
melihat daftar file/direktori beserta attribute atau set permission
nya dapat dilakukan dengan mengetikan perintah berikut:
root@my-linux:/# ls -l
atau
perintah berikut untuk melihat daftar file/direktori termasuk yang
hidden beserta ukuran nya dalam Megabyte/Gigabyte agar lebih mudah
dibaca:
root@my-linux:/# ls -alh
contoh
outputnya:
ihen@ihen-System:/opt/lampp/htdocs$ ls -ltotal 72drwxrwxrwx 8 ihen ihen 4096 Peb 16 01:48 ahadposdrwxrwxrwx 10 ihen ihen 4096 Des 22 06:35 elearningnhdrwxrwxrwx 4 ihen ihen 4096 Peb 19 13:19 eyeos-rwxrwxrwx 1 root root 30894 Mei 11 2007 favicon.icodrwxrwxrwx 13 ihen ihen 4096 Peb 18 22:28 fengoffice-rwxrwxrwx 1 root root 256 Peb 6 2009 index.phpdrwxrwxrwx 16 ihen ihen 4096 Peb 16 01:24 jomladrwxrwxrwx 18 ihen ihen 4096 Peb 23 01:05 jomla3drwxrwxrwx 14 ihen ihen 4096 Peb 16 01:33 ownclouddrwxrwxrwx 2 nobody root 4096 Peb 18 22:39 webalizerdrwxrwxrwx 7 root root 4096 Sep 19 16:37 xampp
Kolom
sebelah kiri adalah attribute file/direktori,
kolom
berikutnya adalah jumlah direktori atau link yang ada di dalam folder
yang ditunjtuk,
kolom
berikutnya adalah nama User pemilik file/direktori yang
ditunjuk,
kolom
berikutnya adalah nama Group pemilik file/direktori yang
ditunjutk,
kolom
berikutnya adalah ukuran file/direktori,
kolom
berikutnya adalah tanggal dan diikuti jam terakhir
dimodifikasi,
kolom
terakhir adalah nama file/direktori.
Seperti
yang telihat pada contoh output di atas, attribute file/direktori nya
terdiri dari 10 digit dimana digit pertama menandakan jenis nya;
d = direktori atau folderl = link- = file
dan
diikuti 9 digit lainnya yang menandakan hak akses;
r = readablew = writablex = executable
9
digit tersebut dipisahkan atas 3 tingkatan lagi yakni:
digit ke 2,3,4 = hak untuk user pemilikdigit ke 5,6,7 = hak untuk grup pemilikdigit ke 8,9,10 = hak untuk user lain
-rwxrwxrwx
berarti semua user memiliki akses untuk baca, tulis, dan
eksekusi
-rwxrwxr--
berarti hanya user dan group pemilik file tersebut yang bisa baca,
tulis, dan eksekusi sementara user lain hanya memiliki ijin
membaca.
Lalu
bagaimana cara merubah attribute file/direktori?
Ada
beberapa cara untuk mengubahnya:
Contoh
jika nama user kita di dalam system adalah "rio" dan
memiliki file bernama coba.txt dimana file tersebut mempunyai
attribute -rwxrwx--- atau hanya user dan grup kita yang memiliki hak
penuh atas file tersebut.
rio@my-linux:/home/rio# chmod ug+rwx coba.txt
atau
ingin mengubahnya agar dapat diakses dan diubah oleh semua user
(-rwxrwxrwx)
rio@my-linux:/home/rio# chmod a=rwx coba.txt
kemudian
ingin menghilangkan kembali hak Write dan Execute untuk user lain
(-rwxrwxr--)
rio@my-linux:/home/rio# chmod o-wx coba.txt
Keterangan
kode-kode di atas:
u=
pemilik
g=
grup
o=
user lain (other)
+=
menambahkan attribute
-=
menghilangkan attribute
==
mengatur attribute dengan mangacuhkan attribute sebelumnya
Cara
lain:
Berikut
ini cara yang mungkin paling banyak dipakai oleh pengguna Linux,
yakni mode oktal. Pada metode ini kita cukup memasukan 3 digit angka.
Masing-masing angka akan mewakili Owner, Group, dan Other (user
lain).
Contoh
jika kita ingin mengubah file coba.txt di atas tadi menjadi
-rwxrwx---
rio@my-linux:/home/rio# chmod 770 coba.txt
Untuk
mengubahnya menjadi -rwxrwxrwx agar dapat diakses, diubah, dan
dieksekusi (jika file executable) oleh user/group lain:
rio@my-linux:/home/rio# chmod 777 coba.txt
Atau
ingin mengubahnya agar user lain dan group pemilik hanya bisa baca
(-rwxr--r--).
rio@my-linux:/home/rio# chmod 744 coba.txt
Untuk
dapat memahami perubahan dari angka-angka tersebut menjadi attribute,
silahkan lihat gambar berikut:
Angka
7 pada gambar dan pada contoh di atas adalah hasil penjumlahan dari 4
+ 2 + 1
source : Disini

0 komentar:
Posting Komentar